• 18

    Aug

    hati selembut sutera

    Mendengarkan ost salah satu filmnya RW tentang robot yang lebih manusia daripada manusia (lebih peduli dan lebih berperasaan walau dia sebenarnya robot) membuat saya teringat satu hal: seseorang yang penampakan luarnya cool atau tidak terlalu ekspresif, bisa jadi hatinya jauh lebih lembut dan lebih peka daripada orang yang penampakan luarnya ekspresif (enggak cool sama sekali). Saya sudah membuktikannya sendiri, sih. :D Layaknya pada novel atau drama, ketika orang biasa tersebut mengetahui kenyataan yang sebenarnya, bahwa orang yang selama ini dia anggap cool atau tidak terlalu ekspresif itu ternyata memiliki hati yang sangat peka, memikirkan orang yang disayanginya hingga sebegitunya, jauh lebih peduli daripada dia yang penampakan luarnya ekspresif, maka orang biasa tersebut akan “
  • 13

    Aug

    Sangu-Melow bagian II

    Tertohok pas membaca ini: http://m.kaskus.co.id/thread/53e3119cbccb17df4c8b4568/susahnya-jadi-anak-gaul-yang-sebenarnya-pemalu Merasa amat sangat tersindir, terutama pada nomor 4, 5, 9, 10, 12, 13, 14, 17, dan 18. :p Orang sanguinis melankolis (dua kombinasi aneh), katanya memang termasuk orang ekstrovert yang introvert atau orang introvert yang ekstrovert. Ngumpul seharian di organisasi? Oke, ayo, aja. Jalan ke sini ramai-ramai? Sok, silakeun. Arisan ibu-ibu organisasi, jadi MC, dll? Hayuk ae dah. Aktif di ini dan itu? Mangga atuh, Neng. TAPI, setelah semuanya usai, STOP! Biarkan s
  • 12

    Aug

    saatnya menepi

    Ada kalanya kita perlu “menepi” sebentar ketika orang lain sudah mulai masuk ke “wilayah kekuasaan” kita. Adab bertamu, beberapa di antaranya adalah mengucap salam dan mengetuk pintu. Enggak mungkin seorang tamu menggedor-gedor atau masuk ke rumah orang lain tanpa izin. Setelah masuk, tiba-tiba tamu tersebut mengobrak-abrik dapur dan kamar mandi. Enggak puas dengan itu, si tamu tiba-tiba mengambil barang-barang sang pemilik rumah. Berkomentar dengan percaya diri bahwa lantai kamar mandinya harus warna tertentu, bahwa kamarnya harus begini, dan begitu. Masih cukup logis jika si tamu tersebut cukup dekat dengan pemilik rumah, walau tergolong enggak sopan juga, ya. Tapi, alangkah lucunya jika si tamu tersebut bukanlah orang yang dikenal atau dikenal tapi enggak terlal
  • 23

    Jul

    surat tak bernama

    Kamu cuma butuh perhatian dan kasih sayang yang tulus, itu saja, karena hatimu penuh dengan luka, amarah, kesal, dan benci. Terlihat kuat dan independen, padahal lemah dan dependen. Semoga Allah membukakan hatimu Hanya dirimu yang bisa mengubahmu, hanya dirimu sendiri yang bisa membuatmu bahagia. Orang lain, siapa pun itu, hanya sebatas memberikan dukungan saja. Tapi tetap, tak seorang pun di dunia ini yang bisa mengubah orang lain selain diri mereka sendiri. Paling banter ya hanya memengaruhi. Allah pun tak akan mengubah nasib umat-Nya ketika umat-Nya tidak mau berusaha, dalam konteks ini adalah berusaha membuka hati, melupakan semua luka masa lalu, tidak melakukan penyangkalan, menerima, legowo, untuk kemudian melanjutkan kehidupan baru yang normal. :) Jangan pernah menggantungkan kebah
  • 21

    Jul

    Asuransi untuk Freelancer, Salah Satu "Penyelamat" Hidup

    Menjadi seorang pekerja lepas atau freelancer berarti harus siap dengan segala macam konsekuensi yang ada, terutama yang berkaitan dengan “keamanan” finansial diri sendiri. Meskipun memiliki kebebasan waktu dan penghasilannya bisa melebihi pekerja tetap (dengan syarat dan ketentuan yang berlaku tentunya), namun tetap saja pekerja lepas tidak mendapatkan jaminan dari klien atau pemberi kerja. Selesai kontrak atau projek, maka selesai sudah “hubungan” di antara kedua belah pihak. Hal ini yang kadang-kadang menjadi dilema, terutama bagi pekerja lepas yang sudah berkeluarga. Ketika dia tidak bekerja, maka tidak akan ada uang yang mengalir dengan sendirinya. Bekerja, dapat uang. Tidak bekerja, tidak dapat uang. Begitulah kira-kira. Untuk memproteksi diri dari hal-hal no
  • 18

    Jul

    dorama yang baru aja saya tonton dengan mr. cool

    Telattt. Iyaa, bangett.. Hahahaha. Biarin, dah. “Yaelah, Yos. Tu kan udah lama. Aku lihatnya pas skripsi,” kata Jeng Isnaini, kurang lebih. Iyaaa, aku emang telatt. Hahaha. Biarin, dah. ** Dorama yang ternyata bagus, yang baru aja saya tonton bersama kakak kelas saya adalah Nodame Cantabile. Nontonnya pun langsung maraton. 11 episode dorama, 2 episode edisi spesial, dan 2 film. Ngos-ngosan.com Itu pun masih sering saya ulang-ulang. Hadeuh. Tapi, ternyata saya bukan satu-satunya yang kudet kok. Masih banyak teman-teman saya yang ternyata kudet (juga) dan baru tahu setelah saya pengaruhi (setengah saya paksa) untuk menonton dorama ini. Saya enggak akan menulis banyak dulu tentang dorama ini, ntar aja dari sudut pandang yang berbeda. Lagian, kalau cuma dari sudut pandang yang sam
  • 18

    Jul

    berubah menjadi lebih baik bukan demi manusia

    “Kata-kata dia nyakitin banget. Aku hanya ingin ikut pengajian, tapi yang ada malah dihujat. Dibilang mimpi apa semalem, kesambet apa, kesetrum apa, dan yang sejenis. Walaupun di luar aku tertawa, tapi sesungguhnya hatiku menangis,” ungkap seseorang kepada saya. Sudahlah, enggak usah diambil pusing. Yang berhak menilai manusia kan cuma Allah SWT. Ketika kita berniat menjadi lebih baik kemudian dihujat oleh oknum-oknum yang sudah “senior”, cuekin aja. Itu adalah ujian apakah niat kita untuk menjadi lebih baik itu karena manusia atau benar-benar karena Allah. Pun sebaliknya, Ketika ada orang yang ingin menjadi lebih baik, tak seharusnya oknum-oknum senior menghujat, mencela, atau merasa tersaingi dengan mengeluarkan kalimat-kalimat yang tidak pantas. Ucapanmu adalah
  • 18

    Jul

    kematian yang tiba-tiba

    Innaalillahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Akhir-akhir ini, saya cukup sering mendengar kabar kematian dari orang-orang sekitar. Datangnya juga tidak disangka-sangka. ** Beberapa waktu yang lalu, suami salah seorang teman meninggal. Pernikahan mereka belum genap satu tahun. Awalnya hanya demam biasa, enggak tahunya meninggal. Usia si suami sama seperti saya sedangkan usia si istri sepantaran adik ipar saya. Baru saja menikmati hari-hari indah sebagai pengantin baru, mereka sudah harus berpisah. #MisteriKematian “Mohon doanya, suamiku meninggal …” begitulah kira-kira status salah seorang teman beberapa jam yang lalu. Kaget, tentu saja. Kemarin-kemarin, statusnya masih ceria. Dia juga bercerita banyak hal kepada saya. Kami mengobrol banyak. Berakhir dengan saling mendoa
  • 17

    Jul

    Sedekah Kreatif

    “Ingin banget bersedekah, tapi sungguh, penghasilanku saja masih kurang, Miy!” “Ya Allah, iri banget lihat orang-orang berlomba-lomba bersedekah di bulan Ramadhan,” “Apa yang bisa aku berikan untuk mereka, ya? Kamu ada ide, nggak?” “Tahun lalu aku diberi sedekah, tahun ini aku ingin bersedekah. Sungguh,” Dan, beberapa kalimat serupa yang terlontar dari beberapa kenalan kepada saya. Ramadhan, bulan penuh ampunan di mana semua amalan yang kita lakukan dilipatgandakan oleh Allah. Ramadhan, momen di mana Allah memberikan hadiah begitu banyak kepada hamba-Nya. Maka, sangatlah wajar jika banyak orang tidak ingin menyia-nyiakan momen istimewa ini. Karena, belum tentu tahun depan bisa bertemu lagi. Dan, salah satu hal penting itu adalah bersedekah.
  • 14

    Jul

    buka puasa bersama kedua orang tua setelah empat tahun "berpisah"

    Sebagai perantauan (sejak tahun 2009), salah satu hal yang paling menyenangkan adalah ketika bisa berbuka puasa bersama dengan orang tua. Sejak menikah, tentu saja hal tersebut takbisa lagi kulakukan karena aku mengikuti dinas suami tercinta. :D Bilapun bisa berbuka puasa bersama dengan orang tua, ya paling-paling di ujung Ramadhan saja. Sedih? Enggaklah. Meski keinginan untuk buka puasa bersama sebulan penuh dengan orang tua itu kadang muncul, tapi itu semua hanya sebatas keinginan semu. Aku pribadi saat itu sudah sadar dengan peran baruku sebagai istri dan sangat menikmati. “Ntar pas lebaran juga ketemu,” begitu kataku menghibur diri. Maka, ketika Allah memberikanku kesempatan untuk bisa berbuka puasa penuh bersama kedua orang tuaku di tahun 2013 kemarin, tentu saja aku sena
- Next

Author

Follow Me